DESKRIPSI ORGANISASI
Fakultas Kedokteran Udayana merupakan sebuah institusi yang terus bergerak menciptakan motor-motor baru yang bergerak di bidang kesehatan. Sejak dahulu, mashasiswa kedokteran menjadi tumpuan bangsa dalam membangun kehidupan yang sehat jasmani dan rohani. Namun pada kenyataannya masih banyak kasus-kasus yang menurunkan nilai kepercayaan masyarakat terhadap tenaga medis. Pendidikan akademis di fakultas ini memang memenuhi kebutuhan ilmu pengetahuan seseorang untuk menjadi seorang tenaga medis yang pintar. Namun,pintar saja tidak menjamin kesuksesan seseorang, diperlukan hal-hal lainnya seperti disiplin, waktu, kerendahan hati, sopan santun, etika, komunikasi, dan lain sebagainya. Demi terlaksananya tujuan tersebut, maka “sesepuh-sesepuh” FK jaman dahulu membentuk suatu lembaga yang bernama Badan Eksekutif mahasiswa (BEM). Selayaknya juga OSIS yang ada di SMA, BEM adalah tempat mahasiswa FK mengembangkan potensi-potensi yang ada dalam dirinya dan sebagai wadah untuk menampung dan menyalurkan segala pemikiran kreatif dan inovatif mahasiswa .
SEJARAH ORGANISASI
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Kedokteran UNUD pertama kali terbentuk pada tahun 1964 yang saat itu dikenal dengan Senat Mahasiswa FK UNUD. Tujuan pendirian saat itu yaitu untuk menampung aspirasi mahasiswa dan juga meningkatkan citra FK UNUD melalui kegiatan-kegiatannya.
Seiring dengan perkembangan dinamika organisasi kemahasiswaan, maka pada tanggal 28 April 2002 berdirilah Lembaga Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (LMFK UNUD) dengan BEM FK UNUD sebagai lembaga eksekutifnya dan Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) FK UNUD sebagai lembaga legislatifnya. Lembaga lainnya yaitu Badan Pekerja LMFK (BP-LMFK) , dan juga Badan Semi Otonom (BSO) , yang terdiri dari TBM, KIH, dan KMPA. Anggota LMFK ini adalah seluruh mahasiswa FK UNUD.
Pemilihan Ketua BEM FK UNUD dilaksanakan melalui Pemilihan Umum Raya (Pemira) yang melibatkan seluruh mahasiswa FK. Masa jabatannya adalah selama satu periode kepengurusan dan selanjutnya dapat dipilih kembali untuk satu kali masa jabatan. Pada akhir kepengurusannya, ketua BEM menyampaikan laporan pertanggungjawabannya dalam Musyawarah Mahasiswa (MUSMA) yang merupakan forum pemegang kedaulatan tertinggi dalam LMFK.
Berikut adalah ketua-ketua BEM FK UNUD sejak awal berdirinya hingga sekarang.
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FK UNUD
1964 – 1965 : dr. Mikael Nusa Tani Wangge
1965 – 1966 : dr. N. Agus Bagiada
1966 – 1967 : Arka Wiarsa
1967 – 1969 : dr. Tjok Alit Kamar A.
1969 – 1971 : dr. Ketut Suwitra
1971 – 1973 : dr. Paulus Z. Da Hames
1973 – 1975 : dr. N. Adiputra
1975 – 1977 : dr. Partha Mulyawan
1977 – 1979 : Dr. I.B. Wirakusuma
1979 – 1981 : dr. Purwa Samatra
1981 – 1983 : dr. I.G.N Gunadi
1983 – 1985 : dr. Tjok Gede Dalem Pemayun
1985 – 1987 : dr. Dewa Gd. Basudewa
1987 – 1989 : dr. Putu Doster Mahayasa
1989 – 1991 : dr. Ketut Suyasa
1991 – 1992 : dr. Eka Guna Wijaya
1992 – 1993 : dr . Anom Suardika
1993 – 1994 : dr. Pramana Suardika
1994 – 1995 : dr. Oka Asmara Jaya
1995 – 1996 : dr. Bayu Mahendra
1996 – 1997 : dr. Tjok Gd Bagus Mahadewa
1997 – 1998 : dr. I Made Oka Negara
1998 – 1999 : dr. I Putu Adiartha Griadhi
1999 – 2000 : I Ketut Widiyasa
2000 – 2001 : I Ketut Mariadi
2001 – 2002 : dr. I Komang Budi Lastiawan
2002 – 2003 : dr. I. Gst Ngurah Mayura
2003 – 2004 : dr. I Dewa Made Sudiatmika
2004 – 2005 : Kadek Surya Jayanti, S.Ked
2005 – 2006 : Teguh Dwi Nugroho, S.Ked
2006 – 2006 : Pande Made Wisnu Tirtayasa
2007 – 2007 : Putu Astri Novianti
2008 : I Nyoman Tri Pradiptha
2009 : Gde Dedy Andika
2010 : Putu Sukma Parahita Aditya

Foto Pengurus BEM 2009 Saat Pelantikan
Saat ini BEM FK UNUD diketuai oleh ketua yang ke-34, yakni Gde Dedy Andika yang sudah menjabat selama kurang lebih 2 bulan terakhir. Dalam visinya ”Mewujudkan BEM FK Unud sebagai wadah pengembangan potensi SDM dan memfasilitasi kepentingan mahasiswa dalam menjaga eksistensi mahasiswa FK Unud yang unggul secara akademik dan non akademik.”
VISI MISI BEM FK UNUD
Visi
Mewujudkan BEM FK Unud sebagai wadah pengembangan potensi SDM dan memfasilitasi kepentingan mahasiswa dalam menjaga eksistensi mahasiswa FK Unud yang unggul secara akademik dan non akademik.
Misi
1.Melanjutkan dan menyempurnakan program yang sudah ada secara selektif.
2.BEM sebagai lembaga yang melakukan pelayanan dengan menggali, mengkaji dan menyalurkan kepentingan mahasiswa.
3.Optimalisasi peran BEM dalam kerangka kepedulian terhadap masalah internal dan eksternal FK Unud.
4.Menggali inovasi dan ide dalam mewujudkan kegiatan baru yang berkualitas.
5.Memberdayakan potensi mahasiswa untuk berkontribusi nyata dalam kegiatan kemahasiswaan dan keorganisasian mahasiswa.
6.Penyempurnaan sistem kaderisasi yang berkelanjutan bagi organisasi dan penerapan sistem Open Recruitment.
7.Merangkul semua BSO dan LMFK sebagai salah satu aktualisasi aktivitas dan kreativitas mahasiswa.
8.Menciptakan suasana internal organisasi yang kondusif dan membangun serta membina interaksi dan kerjasama dengan eksternal organisasi.
9.Memperluas sosialisasi kegiatan BEM di kalangan mahasiswa dan pihak eksternal.
10.Meningkatkan kesiapan mahasiswa pre klinik untuk memasuki masa dokter muda dan memfasilitasi kebutuhan informasi dokter muda tentang dunia kedokteran terkini.
FUNGSI BEM FK UNUD
BEM FK sebagai lembaga eksekutif dalam pemerintahan LMFK mempunyai fungsi yang dapat dibagi dalam :
Fungsi Kepala Pemerintahan
Fungsi yang dijalankan oleh ketua BEM FK ini sesuai dengan pemerintahan mahasiswa yang menjadikan ketua BEM FK sebagai kepala eksekutif dan sebagai koordinator BSO yang harus dipertanggungjawabkan dalam MUSMA/MUSMALUB
Fungsi Advokasi Pendidikan
Fungsi ini dijalankan bekerja sama dengan BPM FK dan pengurus Fakultas untuk menjaga kualitas pendidikan di FK UNUD. Fungsi ini meliputi penggalian, pengolahan, penindaklanjutan aspirasi serta sosialisasi hasil ke mahasiswa FK.
Fungsi Regenerasi
Kelanjutan LMFK sangat tergantung pengkaderan yang secara keseluruhan berada di bawah koordinasi BEM FK. Fungsi ini lebih ditekankan pada pengembangan kualitas mahasiswa secara umum, sehingga memberi ruang gerak organisasi lain dalam LMFK untuk melakukan pengkaderan yang lebih spesifik
Fungsi Pelayanan
Berusaha menyediakan kebutuhan mahasiswa baik fisik maupun mental di luar fasilitas fakultas, menjadi penghubung antara kebutuhan non akademik mahasiswa dengan fakultas, yang dilaksanakan oleh BEM FK bekerja sama dengan BPM FK.
Fungsi Pengabdian Masyrakat
Sebagai wujud Tri Dharma, mahasiswa memiliki kewajiban memberikan sesuatu kepada masyarakat. Fungsi ini dijalankan bersama dengan BSO, BK, Fakultas dan semua pihak yang terkait dengan BEM FK sebagai koordinator
Fungsi Jaringan dan Eksterna
BEM FK sebagai eksekutif menjalankan fungsi jaringan dan eksternanya sesuai dengan kebijaksanaan eksterna LMFK.
Seluruh fungsi ini dijalankan oleh BEM FK dan BSO yang dipimpin oleh Ketua BEM FK.
PROGRAM KERJA BEM FK UNUD
1.Membentuk kepengurusan yang profesional dan berdedikasi tinggi.
2.Penataan ruang BEM sebagai pusat kegiatan mahasiswa yang bersih, nyaman dan kondusif.
3.Lighten our campus, optimalisasi kampus sebagai “rumah kedua” bagi mahasiswa.
4.Penyelenggaraan Latihan Kepemimpinan dan Manajemen Mahasiswa tingkat fakultas gratis.
5.Penerapan sistem Open Recruitment dan sistem kaderisasi yang berkesinambungan.
6.Memfasilitasi sosialisasi sistem dokter muda kepada mahasiswa dan updating ilmu dan informasi peluang kerja serta kelanjutan studi bagi para mahasiswa yang dalam pendidikan dokter muda.
7.Pengadaan kalender lengkap kegiatan kemahasiswaan.
8.Pengadaan kotak saran di depan ruang BEM dan di tempat strategis lainnya.
9.Program “Peduli Kasih BEM” dalam bentuk kotak amal di tempat- tempat strategis.
10.Pengembangan divisi minat dan bakat agar dapat lebih dirasakan mahasiswa.
11.Upgrading pengurus BEM untuk pengakaran visi misi dalam pengembangan kegiatan-kegiatan serta evaluasi pelaksanaaan proker).
12.Pelaksanaan kersami sebanyak minimal 3 kali dalam setahun.
13.Penyempurnaan bursa mahasiswa dengan peningkatan sosialisasi dan informasi di kalangan mahasiswa.
14.Menggali aspirasi mahasiswa melalui penyebaran kuisioner secara rutin.
15.Mengadakan ”Forum Mahasiswa Berbicara” untuk menindaklanjuti kepentingan dan masalah yang dihadapi mahasiswa.
16.Pembinaan bakal organisasi PSIK (HMJ) di bawah BEM.
KEGIATAN UTAMA
Kegiatan-kegiatan BEM FK UNUD sangat banyak, hal ini untuk semakin mengasah kemampuan soft skill mahasiswa yang nantinya sangat berguna untuk kedepannya. BEM memiliki berbagai acara rutin tahunan seperti:
1. Badan Kekeluargaan Fakultas Kedokteran (BKFK)
Kegiatan ulang tahun Fakultas Kedokteran Universitas Udayana yang diselenggarakan sekitar bulan Februari – Maret. Kegiatan ini merupakan perwujudan kebersamaan antara civitas akademika baik itu pihak fakultas, mahasiswa, maupun alumni Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Rangkaian kegiatan yang dilakukan dalam seminggu berisikan berbagai kegiatan menarik seperti seminar ilmiah,Lomba CS/PS, Lomba Penjor & Lawar, Lomba olahraga dan keakraban, Kunjungan sesepuh, dan kegiatan lainnya. Acara puncak BKFK dikemas dalam 2 kegiatan yaitu acara pagi, berisikan jalan santai dan berbagai kegiatan dosen – mahasiswa – alumni, dan acara malam yang berisikan parade band dari seluruh angkatan mahasiswa.
2. Hippocrates Medical Championship (HMC)
Lomba tingkat nasional yang telah mendapat tempat di hati seluruh pelajar SMA. Lomba yang mengadu kecerdasan pelajar dalam bidang sains ini selalu mengalami perkembangan setiap tahunnya. Perbauran antara ilmu kedokteran dengan ilmu sains SMA seperti Fisika, Kimia, Biologi telah menciptakan aroma kompetisi pada lomba ini.Tidak sedikit mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana yang dahulunya merupakan peserta kompetisi ini.
3. Hippocrates Cup
Lomba bola basket yang cukup bergengsi di Bali. Dengan mengundang berbagai institusi mulai tingkat SMP hingga Universitas, kegiatan ini dilaksanakan seminggu penuh. Tidak hanya kompetisi basket, kegiatan ini juga memlombakan modern dance dan lomba menarik lainnya. Siap – siap akan euforia kompetisi yang ada karena kegiatan selalu dipadati suporter fanatik masing – masing peserta.
4. Kerja Sosial Hippocrates (dulu bernama KERSAMI)
Bentuk pengabdian masyarakat dari mahasiswa Fakultas Kedokteran. Kegiatan ini mengambil tempat di berbagai wilayah di Bali, terutama yang membutuhkan pelayanan kesehatan. Kegiatan ini memadukan berbagai unsur yaitu pelayanan kesehatan, penelitian, dan penyuluhan. Kegiatan ini mendapat dukungan dari pihak fakultas, Departemen Kesehatan dan stakeholder kesehatan lainnya. Kegiatan ini dilaksanakan 3 kali dalam setahun.
5. Kerja Sosial Kesehatan (KERSOSKES)
Kegiatan ini merupakan bentuk yang lebih padat dari Kerja Sosial Hippocrates. Jika Kerja Sosial Hippocrates hanya dilakukan dalam waktu 2 hari (Sabtu-Minggu), maka Kersoskes mengambil waktu hampir seminggu penuh. Umumnya kegiatan ini dipegang oleh mahasiswa yang akan memasuki masa Dokter Muda. Selain berisikan pelayanan kesehatan, penelitian, dan penyuluhan, KERSOSKES dikemas dengan unsur pengabdian masyarakat yang lebih mendalam, seperti penghijauan atau perbaikan infrastruktur umum.
6. PORSEHIP
Liga olahraga dan seni mahasiswa kedokteran Universitas Udayana. Layaknya kompetisi olahraga pada umumnya, kegiatan ini mempertandingkan berbagai cabang olahraga seperti basket, sepak bola, voli, catur dan lainnya. Tak lupa cabang seni yang melombakan Tari Bali, Modern Dance, dan Menyanyi. Diakhir kompetisi akan ditahtakan predikat Juara Umum pada angkatan dengan medali emas terbanyak.
7. BLMML & LKMM
Kegiatan pelatihan kepemimpinan dan manajemen mahasiswa di FK Unud. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih mahasiswa agar tidak hanya menjadi mahasiswa yang hanya berorientasi akademis, namun juga menjadi insan organisatoris yang handal.
8. Berbagai Kegiatan Minat & Bakat
Untuk tahun ini BEM mempunyai beberapa kegiatan baru:
1. Caesaria Cup
Kegiatan ini kembali dihidupkan mengingat minat peserta yang sangat tinggi. Kegiatan ini merupakan turnamen catur tingkat pelajar dan master. Kegiatan ini merupakan salah satu kompetisi catur yang prestisius di Bali dan mendapat dukungan penuh dari induk olahraga catur di Bali.
2. Health Ambassador
Kegiatan ini juga sempat pada kepengurusan sebelumnya hilang dan akan dihidupkan kembali tahun ini. Kegiatan ini merupakan pencarian duta Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Kegiatan ini bukan sekedar mencari duta dengan wajah ayu, namun lebih mencari figur duta yang memiliki wawasan lebih dalam bidang kesehatan. Kegiatan ini dikonsep layaknya pencarian Putri Indonesia namun dengan kemasan yang kental dengan dunia kedokteran.
3. Talkshow Rabies
Menjawab keresahan masyarakat terhadap kasus rabies di Bali. BEM tahun ini berinisiatif melaksanakan talkshow dalam hal tersebut. Menghadirkan pakar-pakar yang berkompeten dan mencari solusi dari semua hiruk pikuk rabies di masyarakat.
CONTACT PERSON
I Putu Sukma Parahita Aditya (08179714441)