SPP dan buku kompetensi
kami adalah angkatn 2003,kami ingin sedikit berkeluh-kesah dan memberi saran
guru-guru kami yang terhormat....
sekitar 3 bulan yang lalu, kami koas disuruh membayar 50 ribu rupiah yang ditarik oleh koordinator koas difasilitasi oleh bagian-bagian di RSUP Sanglah untuk sebuah buku kompetensi. kami menyaddari pentingnya buku untuk kami.hanya saja masalahnya, saat kamimenerima buku itu kami agak sedikit kecewa... ternyata kualitas buku tidak sesuai dengan harga yang kami bayar.buku tersebut hanya buku fotokopian dengan kualitas amburadul...yang dihargai 50 ribu. kalau kami sesuaikan dengan tarif fotokopi dan jilid sendiri, mungkin harganya taklebih dari 10 ribu saja!!!!!!.... kami merasa sedikit dipermainkan dengan situasi seperti ini... dimana saat menarik duit 50ribu tersebut seolah-olah ada paksaan dan ancaman,tentu saja kami sebagai koas dengan posisi tawar rendah manggut-manggut saja pada saat itu.......... dan saat menerima buku tersebut, betapa terkejutnya kami... melihat buku tersebut.
bukan apa-apa... andai saja dikalikan 400 orang koas, maka banyak duit dan banyak kekecewaan yang dirasakan....
mohon konfirmasi dari guru-guru kami yang telah mendidik kami dengan baik.... jangan sampai kepercayaan dan rasa kagum kami pada pendidik di FK UNUD DICEMARKAn oleh hal sepele dan sesaat seperti ini......
Hal ke 2 yang kami pertanyakan kepada guru-guru kami di pucuk pimpinan lembaga pendidik kami yang kami banggakan....
Soal SPP ke-13 yang harus kami bayar!!!
angkatan-angkatan sebelum kami, sepengetahuan yang kami tahu...tidak pernah membayar uang SPP ke-13, tetapi beberapa hari ini wakil-wakil dari angkatan 2003 sempat mengkonfirmasi hal tersebut ke kampus sudirman dan kami diwajibkan membayar SPP ke-13 dengan alasan PGC yang akan dilaksanakan bulan juli hingga agustus mendatang masuk ke semester 13. kami menyadari hal tersebut dan memaklumi alasan tersebut...hanya saja, ada beberapa riak dari sebagian dari kami mempertanyakan hal tersebut. kami harus membayar lengkap sekitar 1.400.000 hanya untuk 2 bulan, atau sepertiga dari semester.... tidak fair!! Iya..itu yang kami rasakan... sementara angkatan-angkatan sebelum kami tidak pernah membayar....... bagi sebagian dari kami, uang sejumlah tersebut sangat berarti...dan sangat susah payah didapatkan oleh sebagian dari orang tua-orangtua kami... semntara banyak pengeluaran yang akan kami keluarkan untuk biaya sampai kami dilantik sebagai dokter... sebut saja, yudisium, ujian kompetensi, ataupun biaya pelantikan dokter... bukankah tidak adil keadaan seperti itu???!!!!!......
kami usulkan kepada pendidik-pendidik kami yang bijaksana di almamater kami yang juga bernurani:
- agar 2/3 SPP kami dipakai untuk mensubsidi biaya-biaya untuk yudisium, ujian kompetensi, maupun pelantikan dokter
- Atau biarkan kami mengelola sendiri 2/3 uang spp tersebut...kalau hal diatas tidak dimungkinkan...
mohon konfirmasi dari guru-guru kami tercinta di FK UNUD yang selama ini kami teladani dan kami banggakan kebijaksanaannya....kami tidak ingin bersikap provokatif dan mari kita selesaikan dengan hati dan kepala yang dingin,biarkan kami tetap meneladani anda-anda guru kami tercinta di FK UNUD yang tercermin dari sikap yang bijaksana dan berorientasi untuk mengabdi pada pendidikan bukan berorientasi pada hal lain yang sesaat.
salam cinta kami,
angkatan 2003
we love FK UNUD...
mohon pada pengelola dan adik-adik anggota BEM untuk menyampaikan dan memfasilitasi keluh kesah angkatan 2003 agar informasi ini bisa disampaikan kepada guru-guru kami di FK UNUD... we love fk unud, that's why we say these






