Apakah anda mulai sering menghindari waktu makan? Atau anda hanya makan makanan “aman” seperti makanan rendah lemak dan kalori? Anda sering mengeluh kegemukan? Selalu mencari alasan untuk tidak makan? Mulai memiliki kebiasaan/ritual makan yang tidak normal, seperti memotong makanan menjadi bagian yang sangat kecil? Jika hampir semua jawaban anda untuk pertanyaan diatas adalah IYA, Anda boleh mulai mencurigai diri Anda mengalami sindroma eating disorders.
Eating disorders merupakan masalah serius dimana Anda selalu dibayangi dengan rasa takut terhadap makanan dan berat badan anda. Tipe utama dari eating disorders antaralain anorexia nervosa, bulimia nervosa dan
binge-eating disorder dan banyak subtipe lainnya. Kebanyakan penderitanya adalah perempuan. Ak
an tetapi tidak
menutup kemungkinan bagi laki-laki untuk mengidap penyakit serupa.
Masing-masing tipe dari eating disorders, memiliki gejala khasnya tersendiri. Pada tulisan ini kita akan bahas tuntas mengenai anorexia nervosa. Selain dari hal-hal yang tersebut diawal tulisan ini, beberapa gejala lainnya juga bisa jelas dirasakan oleh penderita anorexia nervosa. Perasaan dihantui oleh makanan dan keinginan untuk kurus hingga pada tahapan lanjut mengakibatkan kelaparan pada diri sendiri yang mematikan merupakan ciri khas dari penyakit ini. Hal untuk diperhatikan :

Simptom anorexia antaralain:
- Kurus
- Blood counts yang tidak normal
- Lelah
- Pusing atau seketika tidak sadarkan diri
- Kuku tipis dan lentur
- Rambut tipis dan rontok
- Menstruasi tidak teratur/tidak menstruasi (amenorrhea)
- Konstipasi
- Kulit kering
- Sering demam
- Detak jantung tidak beraturan
- Tekanan darah rendah
- Dehidrasi
- Tulang keropos
Simptom emosional dan perilaku dari penderita anorexia umumnya :
- Menolak ajakan makan
- Menganggap diri tidak lapar
- Olah raga berlebihan
- Mood yang datar, cenderung tanpa emosi
- Sulit konsentrasi
- Takut pada makanan
Anorexia nervosa pada dasarnya merupakan penyakit mental yang bisa diakibatkan oleh gabungan kausa dibawah ini :
- Biologis. Pada beberapa orang, penyakit ini diturunkan secara genetik. Orang dengan saudara kandung/ orang tua yang terkena eating disorders pun sering ditemukan mengidap penyakit serupa. Bahkan beberapa penelitian mengatakan bahwa serotonin, sebuah zat kimia yang secara natural ada dalam otak dapat mempengaruhi perilaku makan karena hubungannya dengan regulasi kebutuhan makanan.
- Kesehatan psikologis dan emosi. Mereka dengan eating disorders umumnya memiliki psikologis dan emosi yang mendukung penyakit tersebut. Mereka cenderung memiliki penghargaan terhadap diri sendiri yang rendah, perilaku impulsif, kesuliant meregulasi kemarahan, konflik keluarga dan kesulitan dalam bergaul, misalnya.
- Isu sosiokultur. Pada jaman sekarang, lingkungan sering kali seolah olah menuntut para perempuan untuk selalu tampil ramping.Berbagai media dan industri entertainment selalu fokus pada penampilan dan bentuk tubuh. Tekanan sebaya sering kali menimbulkan keinginan untuk menjadi langsing, seperti yang sering ditemukan pada remaja putri.
Untuk kembali dipertimbangkan bahwa eating disorders juga memiliki komplikasi penyakit yang cukup luas. Bahkan bisa mengancam jiwa. Semakin parah dan lama anda mengidap eating disorders, semakin serius komplikasi yang dapat timbul. Seperti :
- Kematian
- Penyakit jantung
- Depresi
- Keinginan untuk bunuh diri
- Berhenti menstruasi (amenorrhea)
- Tulang rapuh
- Gangguan pertumbuhan
- Kerusakan saraf
- Kejang
- Problem pencernaan
- Gigi keropos
- Esophagus ruptur
- Tekanan darah tinggi
- Diabetes tipe 2
- Penyakit Gallbladder
Pengobatan eating disorders bergantung pada tiap tipenya. Secara umum, dapat dijabarkan sebagai berikut :
Pengobatan ini dapat membantu anda mengubah perilaku tidak sehat anda. Anda akan belajar bagaimana mengontrol makanan dan mood, meningkatkan kemampuan memecahkan masalah dan stress manajemen.
Dietitians dan tenaga medis lainnya dapat memberikan anda informasi mengenai diet yang sehat dan membantu merancang rencana nutrisi sehingga mampu mencapai berat badan yang ideal dan kebiasaan makan yang sehat.
Jika anda sudah ada pada masalah kesehatan yang serius dan selalu menolak untuk makan, dokter akan menyarankan anda untuk dirawat inap di rumah sakit. Rawat inap juga bisa dijalani pada bagian psychiatric.
Medikasi dapat menyembuhkan eating disorders.Medikasi akan membantu anda untuk mengontrol ketakutan anda pada makanan maupun diet anda.Obat yang diberikan biasanya berupa antidepresi dan obat penenang.
Eating disorders bisa menyerang siapa saja. Perlu diingat dan dipahami bahwa cintailah diri anda apa adanya. Kalaupun anda ingin ramping, akan ada banyak cara menanti anda. Segera kunjungi ahli gizi dan konsultasikanlah pola diet yang sesuai dengan tubuh anda. Anorexia nervosa bukan merupakan solusi yang tepat. Cepat kenali dan tangani keberadaanya,sebelum terlambat.
